Berjuang dengan Fun

Berjuang dengan fun

            Mendengar kata berjuang pasti akan terngiang dalam benak kita sesuatu yang berat dan terjal. Ibarat perjalanan mendaki dan penuh tantangan. Itulah perjuangan. Telah menjadi sunnah kauniyah bahwa sesuatu yang kita harapkan itu pastilah di dapat dengan penuh peluh perjuangan.

Apapun tujuan yang akan kita inginkan, baik itu sesuatu yang terpuji atau tercela sekalipun. Perjuangan perlu dituliskan dalam kamus pencapaiannya. Seorang mahasiswa yang ingin mendapatkan IP terbaik membutuhkan perjuangan, seorang ibu yang ingin melahirkan buah hatinya pun demikian. Semuanya membutuhkan perjuangan apapun itu bentuknya. Sebuah proses  yang memang harus kita jalani di dunia ini.

Berjuang dengan fun, mungkinkah?

            Terbetik rasa penasaran dalam hati ketika membaca sub judul ini. Perjuangan yang kita gambarkan penuh penderitaan akan kita lakukan dengan fun, mungkinkah? Berusaha untuk menikmati apa yang kita perjuangkan adalah sangat mungkin kita lakukan. Jika kita mampu mengolah segala sesuatu dengan pas dan sesuai keadaan. Inilah sedikit dari hasil olah pikir penulis agar kita mampu menikmati perjuangan, yaitu :

  1. Sesuaikan dengan keahlian, situasi dan kondisi

Berangkat dari hadis nubuwah nabi bahwa suatu pekerjaan jika diserahkan pada yang tidak ahli maka tunggulah kebinasaannya. Marilah kita berkaca, bagaimana mungkin kita mampu menyelesaikan dan enjoy dalam suatu pekerjaan yang kita tidak ahli didalamnya.

Itulah logika yang bisa kita cerna. Jadi marilah untuk mencapai tujuan dan agar kita bisa berjuang dengan fun, berjuang sesuai dengan keahlian dan kondisi kita sekarang. Seyogyanya sebagai mahasiswa kita mampu memberikan kontribusi pada umat dengan pemahaman dien yang kaafah dan hadir dalam masyarakat nanti sebagai pembantu pemecah masalah dan pelopor dalam kebaikan bukan sebagai penambah beban karena buruknya akhlak kita.

  1. Satukan tujuan, harapan dan cita-cita

Ibarat perjalanan ke suatu tempat yang telah jelas letaknya maka kita akan merasa enjoy dalam melaksanakan perjuangannya. Tujuan kita berjuang adalah untuk menegakkan kembali supremasi islam. Maka secara otomatis kita akan bisa menikmati perjuangan bersama dengan nikmat. Dan apapun bentuk perjuangan itu jika sudah terencana dengan matang dan arah serta tujuan yang jelas niscaya kita dapat menikmatinya. Kita bisa membayangkan jika kita berjalan dan berjuang tanpa tujuan maka sangatlah susah untuk menikmati perjuangan. Karena kita tidak tahu apa yang akan kita peroleh dan apa resiko yang akan kita dapat nanti. Pikiran kita akan digelayuti oleh kecemasan. Oleh karena itu, tentukan tujuan kita dengan jelas dan persiapkan secara matang agar kita dapat menikmati perjuangan ini.

  1. Jalani proses dengan aktivitas

Kejenuhan, ketidaksabaran dan akhirnya berakhir dengan kegagalan jika tidak bisa menikmati proses dengan segala kesibukan aktivitas. Bak bayi yang kita harapkan bisa berlari dan kita menunggunya dengan  memperhatikannya secara seksama. Apa mungkin kita sabar menunggunya?? Itulah persepsi salah dari aktivis dakwah sekarang yang ingin memperoleh hasil maksimal dengan cara yang mudah dan tanpa proses yang menjemukan. Padahal bayi yang ingin berjalan membutuhkan proses yang lama jika ingin mempu berjalan dengan benar. Dimulai dengan tengkurap, merayap, merangkak, mencoba untuk duduk, mencoba untuk berdiri dan akhirnya bisa berjalan bahkan berlari. Setiap fase yang dilalui bayi hanya sekedar untuk berjalan pun harus melewati tahapan yang sedemikian lama dan beratnya. Di tengah-tengah perjuangan pun pasti akan disuguhi berbagai macam onak dan godaan. Baik itu cobaan yang menyenangkan maupun menyedihkan. Inilah bentuk tarbiyah dari Allah. Nah, jika kita tidak bisa menikmati proses  dengan aktivitas untuk menuju cita-cita maka mustahil kita bisa melakukan perjuangan dengan fun. Sulit untuk enjoy dalam perjuangan. Percayalah dengan menikmati proses dan menjalani aktivitas yang harus kita kerjakan maka kenikmatan dalam berjuang akan kita dapatkan. Seutas senyuman akan tersungging di bibir kita.

  1. Paham dan mengetahui dengan jelas tantangan yang akan dihadapi

Seperti yang diungkapkan oleh Dr. Abdullah Nashih Ulwan bahwa banyak tantangan yang akan dihadapi oleh para aktivis yang ingin memperjuangkkan al-haq di muka bumi ini. Tantangan itu berupa tantangan syetan,diri, hawa nafsu, tantangan ghazwul fikri, tantangan krisis moral, tantangan pemerintah sekuler dan tantangan pesimisme terhadap amal islami. Dengan kita mengetahui semua tantangan itu dan bagaimana kita melawannya maka perjuangan kita pun jadi fun dan enjoy. Semua jenis perjuangan jika kita telah mengenal medan dan tantangan yang akan menghadang maka berjuang dengan fun bukanlah menjadi wacana belaka. Tetapi memang benar-benar terealisasikan dalam perjuangan.

  1. Kesabaran, keuletan dan ketahanan diri dalam perjuangan

Teori pada faktor yang ke-5 ini memang mudah dan sering kita dapat dalam majelis ilmu dimanapun. Sangat ringan di bibir tapi sangat berat dalam aktualisasinya. Tetapi sesuatu yang berat belum tentu tidak mungkin tidak dapat diusahakan. Sangat banyak teladan yang kita dapatkan dari para pendahulu kita. Sungguh  menakjubkan apa yang mereka contohkan untuk generasi penerus mereka nanti.  Walau sedih kadang menjelma, kecewa kadang  menerpa semua itu akan menjadi sesuatu yang menyenangkan dan fun jika kita mampu mengolahnya dengan kesabaran dan keuletan.

Akhirnya, jika kita mampu merealisasikan serta menggabungkan kelima hal di atas maka berjuang dengan fun pun akan dapat kita rasakan. Dimulai dari penyesuaian keahlian, penyatuan dan arah tujuan yang jelas, menikmati proses dengan aktivitas yang positif dan bemanfaat, memahami tantangan dan cobaan yang akan di hadapi dan terakhir sabar, ulet dengan apa yang akan dihadapi. Maka, berjuang dengan fun bukanlah sekedar wacana lagi.

Bahan bacaan :

  1. Aktivis Islam Menghadapi Tantangan Global ; Dr. Abdullah Nashih Ulwan
  2. demasruroh.wordpress.com
  3. Kepada Aktivis Muslim ; Dr. Najih Ibrahim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s