Seruan Berjilbab

Ukhti shalihah…..

kehormatanmu adalah perhiasan terindah untukmu. layaknya ia kau jaga sebaik kau bisa, karna kau tak sekedar bidadari surga. kau adalah makhluk terindah yang Allah ciptakan. Namun, kau juga bisa ada di tempat terendahNYA ketika kehormatanmu kau berikan pada setiap mata memandang. Kau pun dapat menjadi makhluk terendah ketika di setiap harimu sll menaburkan benih-benih kemaksiat di hati para lelaki. Maka dari itu ukhti, jadilah tempat tertinggi disisiNYa dengan menjaga baik kehormatanmu yakni AURATMU.

Allah Azza wa Jalla  berfirman dalam Q.s. Al-Ahzab: 59 yang Artinya:

“Wahai Nabi! Katakanlah kpeada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilabnya1 keseluruh tubuh mereka.” yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”

Allah Ta’ala telah menjelaskan hikmah dari perintah mengulurkan jilbab ini dengan firman-Nya yitu bahwa bila seorang wanita itu memakai jilbab, bisa dimengerti bahwa dia adalah seorang wanita yang bersih menjaga diri dan berperilaku baik. sehingga orang-orang fasik tidak berani menggodanya dengan perkataan2 mereka yang kurang sopan. berbeda halnya kalau dia keluar dengan membuka auratnya dalam keadaan semacam itu dia akan menjadi sasaran orang2 Fasik, sebagaimana yang bisa kita saksikan dimana-mana. Oleh karena itu Alloh Ta’ala memerintahkan wanita-wanita Mukminat untuk mengulurkan jilbabnya dalam rangka Saddan Lizd Dzari’ah (Istilah Fiqh yang maksudnya melarang sesuatu untuk menghindarkan akibat yang besar bila hal itu tidak dilarang)

 

Then….

Mana sich yang harus ditutupi???

Ukhti. . . . .

Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam bersabda: Dari Aisyah bahwa Asma’binti Abu Bakar pernah menemui Rosulullah dengan memakai pakian yang tipis, Rosululloh pun berpaling darinya dan berkata”Wahai Asma’, sesungguhnya wanita itu bila telah mencapai masa haid tidak patut ada bagian tubuhnya yang kelihatan, kecuali ini dan ini”Beliau berkata begitu sambil menunjuk kewajah dan telapak tangannya (HR. Abu Dawud) so.. yang harus ditutupi brati seluruh tubuh kecuali wajah n telapak tangan… ok…. . . ^_^

TRUS PADA SIAPA AURAT qt BOLEH DIPERLIHATKAN YA??

Yuk Tengok Firman Allah dalam Q.S. An-Nuur’: 31

  1. Suami
  2. Ayah
  3. Ayah Suami mereka
  4. Putra-putra mereka
  5. putra-putra suami mereka
  6. Saudara laki-laki mereka
  7. putra2 Saudara laki2 mereka
  8. putra2 Saudara perempuan mereka
  9. Para Perempuan sesama islam mereka
  10. Hamba sahaya yang mereka miliki
  11. Para pelayan laki2 (tua) yang tidak mempunyai keinginan (thdp perempuan)
  12. Anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan

 

Apa ya syarat-syarat berjilbab??

  1. Menutup seluruh tubuh, selain bagian yang dikecualikan
  2. Bukan untuk berhias
  3. Tebal, tidak transparan
  4. Longgar, tidak ketat
  5. Tidak diberi wangi-wangian
  6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
  7. tidak menyerupai pakaian wanita kafir
  8. Bukan pakaian untuk kemasyuran..

 

Nah, Sobat sekarang kita sudah tahu bagaimana cara berpakaian wanita muslimah yang tentunya akan menambahkan cinta kita kepada Allah dan Allah pun akan cinta kepada kita…

Mari kita berbenah diri untuk menuju Pribadi Muslimah yang unggul dan Excellent…!!

 

 

 

Sumber : Unit penerbitan Al-Munirah dan Buku Jilbab Wanita Muslimah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s